DIPIKIR KERI ??

Ini bukan tentang sebuah lagu yang lagi ngehits, tetapi tentang hidup kekal. Kita umat Kristiani baru saja merayakan Paskah yaitu Kebangkitan Tuhan Yesus Kristus. Salah satu makna dari peristiwa kebangkitan ialah mau menunjukkan kepada kita bahwa hidup itu tidak hanya ada di dunia ini, tetapi ada kehidupan setelah kematian. Bahkan dengan kematian hidup hanya diubah bukannya dilenyapkan. Kalau demikian, ibarat sebuah tulisan, kematian dunia ini bukan titik tetapi koma. Artinya setelah kehidupan di dunia ini masih ada kelanjutan hidup.

Yohanes menegaskan “dan mereka yang telah berbuat baik akan keluar dan bangkit untuk hidup yang kekal, tetapi mereka yang telah berbuat jahat akan bangkit untuk dihukum” (Yoh 5: 29).
Tuhan Yesus sendiri mengajarkan adanya kebangkitan (Mat 22: 23-32; Mrk 12: 18-27; Luk.20:27-40). Adanya kebangkitan semakin di tegaskan dengan peristiwa penampakan Tuhan Yesus kepada para murid-Nya (Yoh 20: 11-18; Yoh 20: 19-23; Yoh 20: 24-29; Yoh 21: 1-14; Luk 24:13-35; Mat 28: 1-10; dst). Sebab kalau tidak ada kebangkitan tentu setelah wafat, Tuhan Yesus tidak akan menampakkan diri.

Tentu penjelasan ini masih bisa di perpanjang dan di perlebar. Tetapi saya hanya mau bertanya dan mengajak; akankah kita pikir keri (kita pikir nanti) hidup setelah kematian itu? Nampaknya justru harus dipikirkan sekarang, tidak bisa dipikir keri. Sukacita hidup setelah kematian di dunia ini, justru harus diusahakan sekarang tidak bisa nati setelah kita mati.

Maka mari kita mulai menyadari atau kembali menyadari bahkan selalu menyadari bahwa hidup kita bukan hanya di dunia ini tetapi ada hidup setelah kematian yang justru bersifat kekal. Kesadaran ini penting, karena akan mempengaruhi bagaimana kita menjalani hidup.
Orang yang percaya akan kebangkitan dan hidup kekal, ketika bicara tentang kehidupan bukan hanya membicarakan kehidupan di dunia ini. Ketika bicara tentang kesuksesan bukan hanya kesuksesan dunia ini. Ketika bekerja , bukan hanya bekerja untuk hidup dunia ini. “Janganlah kamu mengumpulkan harta di bumi; di bumi ngengat dan karat merusakkannya dan pencuri membongkar serta mencurinya. Tetapi kumpulkanlah bagimu harta di sorga; di sorga ngengat dan karat tidak merusakkannya dan pencuri tidak membongkar serta mencurinya. Karena di mana hartamu berada, di situ juga hatimu berada” (Mat 6: 19-21)
Mari kita pikirkan hidup “nanti” sekarang ini. Dan kita jalani hidup dengan terang kebangkitan bahwa ada kehidupan yang kekal setelah kematian. Jangan pikir keri!

Doa
Tuhan Yesus, Dalam terang Kebangkitan-Mu, kami hendak menjalani hidup dengan kasadaran bahwa ada kehidupan kekal setelah peziarahan kami di dunia ini. Engkau menjanjikan hidup kekal penuh sukacita bagi orang-orang yang mengusahakannya, sekalipun perbuatan-perbuatan baik kami tidak mencukupi untuk memperoleh hidup kekal itu. Semuanya adalah anugerah-Mu. Bantulah kami agar setiap hari kami berlaku pantas sebagi seorang yang nantinya boleh menerima anugerah hidup kekal itu. Jangan biarkan kami hanya mengumpulkan harta di dunia ini tetapi kami mulai mengumpulkan harta di surga, di mana kami akan hidup selama-lamanya. Amin.

(Rm. M. Wahyudi, MSF)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *