BAGAIMANA HARUS HIDUP?

Ada berbagai pertanyaan dalam hidup kita, tetapi ada tiga pertanyaan penting berkaitan dengan hdup kita. Pertanyaan pertama adalah dari mana hidup? Pertanyaan ke dua adalah ke mana hidup? Dan pertanyaan ke tiga adalah bagaimana harus hidup?

Pertanyaan pertama dapat dengan mudah kita jawab. Dari mana hidup? Hidup kita dari Allah. Berfirmanlah Allah: “Baiklah Kita menjadikan manusia menurut gambar dan rupa Kita, supaya mereka berkuasa atas ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan atas ternak dan atas seluruh bumi dan atas segala binatang melata yang merayap di bumi. Maka Allah menciptakan manusia itu menurut gambar-Nya, menurut gambar Allah diciptakan-Nya dia; laki-laki dan perempuan diciptakan-Nya mereka.” (Kejadian 1: 26-27).

Pertanyaan ke dua, kemana hidup? ada yang menjawab kembali kepada Tuhan, ada yang menjawab bersatu dengan Tuhan, ada pula yang menjawab ke surga. Saya kira semua jawaban itu benar. “Satu hal telah kuminta kepada TUHAN, itulah yang kuingini: diam di rumah TUHAN seumur hidupku, menyaksikan kemurahan TUHAN dan menikmati bait-Nya.” (Mazmur 27:4). Kerinduan pemazmur ini, menjadi kerinduan kita juga yang terdalam.

Justru sekarang yang penting adalah pertanyaan yang ke tiga. Bagaimana harus hidup supaya sampai pada persatuan dengan Tuhan atau sampai surga atau dian di rumah Tuhan seumur hidup (hidup kekal)? Kalau kita membaca Kitab Suci kita akan menemukan jawaban atas pertanyaan itu di berbagai tempat dalam seluruh Alkitab. Tetapi saya merasa Yohanes telah meringkaskan jawaban dari pertanyaan itu:

“Dan inilah perintah-Nya itu: supaya kita percaya akan nama Yesus Kristus, Anak-Nya, dan supaya kita saling mengasihi sesuai dengan perintah yang diberikan Kristus kepada kita. Barangsiapa menuruti segala perintah-Nya, ia diam di dalam Allah dan Allah di dalam dia. Dan demikianlah kita ketahui, bahwa Allah ada di dalam kita, yaitu Roh yang telah Ia karuniakan kepada kita.” (1 Yoh 3: 23024).

Dari kutipan tersebut ada dua jawaban bagaimana kita harus hidup? yang pertama kita percaya akan nama Yesus Kristus Anak-Nya. Dan yang kedua kita saling mengasihi sesuai dengan perintah yang diberikan Kristus kepada Kita. Barang siapa menuruti segala perintah-Nya, ia diam didalam Allah dan Allah di dalam dia “Barangsiapa menuruti segala perintah-Nya, ia diam di dalam Allah dan Allah di dalam dia.” (ay.24). Inilah persatuan dengan Tuhan, inilah surga, inilah keselamatan.

Doa
Bapa yang penuh kasih, terima kasih karena Engkau telah menunjukkan kepada kami, apa yang harus kami lakukan dalam kehidupan kami supaya kami selamat, yaitu percaya kepada Yesus Kristus putra-Mu dan hidup saling mengasihi. Kami akan berusaha menuruti perintah-Mu itu dan kami percaya Engkau akan menolong kami dalam usaha kami menuruti perintah-Mu, karena Engkau tahu kami tidak akan mampu melakukannya sendiri Tanpa pertolongan-Mu. Terima kasih Tuhan atas pertolongan-Mu. Amin

(Rm. M. Wahyudi, MSF)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *